Kamera Aksi: Mengapa Audio Saya Terdengar Buruk, dan Bagaimana Cara Memperbaikinya?
Kamera aksi dibuat-dalam mikrofon memadai untuk suara sekitar (kebisingan mesin, ombak, suasana keramaian) dan tidak memadai untuk audio lisan — terutama saat berangin atau dengan kecepatan tinggi.
Masalah dan solusi:
- Kebisingan angin (itu #1 keluhan): Wadah kedap air agak menghalangi angin tetapi juga meredam semua audio. Gunakan penutup busa "pelapis angin" atau, jika merekam tanpa wadahnya, kaca depan berbulu kecil ("kucing mati") melalui port mikrofon.
- Audio teredam di housing: Casing kedap air menciptakan ruang tertutup. Jika Anda tidak memerlukan lapisan kedap air untuk bidikan ini, lepaskan wadahnya atau gunakan kerangka pintu belakang (beberapa rumah menyertakan satu).
- Suara yang jauh atau menggema: Mikrofon internal menangkap semuanya dalam 3-radius meter. Untuk suara jernih, gunakan mikrofon eksternal — sebagian besar kamera aksi modern mendukung USB-Mikrofon eksternal C atau 3,5 mm melalui adaptor.
- Pasang transmisi getaran ke mikrofon: Keras-memasang kamera ke mesin atau bingkai mentransmisikan getaran serendah mungkin-frekuensi gemuruh dalam audio. Sebuah getaran-dudukan peredam atau mikrofon jarak jauh membantu.
Satu-satunya peningkatan audio yang paling efektif: SEBUAH $20 mikrofon lavalier dicolokkan ke USB kamera-adaptor audio C. Suara Anda akan lebih jelas dari jarak 2 meter dibandingkan dengan yang dibangun-dalam mikrofon adalah dari 20 cm. Jika Anda berbicara dengan kamera, belilah mikrofon eksternal sebelum membeli kamera yang lebih baik.