Kamera Anak: Mengapa Fotonya Buram?
Foto buram dari kamera anak-anak memiliki beberapa penyebab yang konsisten:
1. Gerakan kabur — pelaku terbesar. Kamera anak-anak menggunakan sensor kecil dengan low terbatas-sensitivitas cahaya. Untuk mengimbanginya, kamera menggunakan kecepatan rana yang lebih lambat, yang berarti gerakan apa pun — dari benda atau dari tangan anak yang goyah — menghasilkan keburaman. Solusi: Potretlah subjek yang diam dalam cahaya yang baik. Ini adalah satu-satunya peningkatan teknik yang paling berdampak.
2. Terlalu dekat dengan subjek. Anak-anak cenderung mengarahkan kamera ke apa pun yang mereka potret. Kebanyakan kamera anak-anak memiliki jarak fokus minimum sekitar 30–50 cm (12–20 inci). Lebih dekat dari itu dan lensa benar-benar tidak dapat fokus. Ajarkan "jarak lengan" sebagai aturan.
3. Noda lensa. Anak-anak menyentuh lensa. Sidik jari berminyak menyebarkan cahaya dan memperhalus gambar. Siapkan kain mikrofiber dan buatlah lensa-memeriksa bagian dari rutinitas fotografi.
4. Cahaya redup. Dalam pencahayaan dalam ruangan yang redup, kamera mendorong ISO tinggi dan kecepatan rana lambat, sehingga menghasilkan gambar yang berisik dan buram. Sinar matahari di luar ruangan memberikan hasil yang jauh lebih baik.
5. Memperbaiki-batasan fokus. Banyak kamera anak-anak beranggaran terbatas yang sudah diperbaiki-lensa fokus tanpa autofokus sama sekali. Ini berarti subjek pada jarak tertentu akan selalu terasa agak lembut. Satu-satunya perbaikan adalah membeli model dengan fokus otomatis.